Pemberdayaan masyarakat di daerah bencana

June 21, 2009 by TF Amin  
Filed under Planning Blog

Salah satu contoh masyarakat berdaya dalam postingan saya sebelumnya adalah masyarakat yang berada di daerah bencana. Keberdayaan masyarakat di daerah bencana ini penting, mengingat Indonesia adalah negeri yang begitu banyak kejadian bencana.

Dan bisa jadi besok adalah daerah kita sendiri yang mendapat giliran bencana.

Keberdayaan masyarakat di daerah bencana menjadi kunci selamatnya masyarakat tersebut. Agar kita tidak mendapat giliran menjadi korbannya.

Salah satu ciri keberdayaan masyarakat di daerah bencana adalah terciptanya budaya: budaya selamat dari bencana (safety culture from disaster). Budaya selamat ini mestinya menjadi semacam norma, dan dijadikan pegangan bagi warga di daerah itu, dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaannya: bagaimana budaya baru selamat dari bencana itu tercipta? Bagaimana pula agar ia menjadi norma, yang disepakati, serta dilakukan bersama-sama oleh warga setempat?

Ada beberapa istilah yang sering digunakan dalam upaya penciptaan budaya baru itu. Istilah tersebut adalah: kerentanan, ancaman dan kapasitas. Istilah lain masih ada, tapi inti dari istilah lain bermuara pada ketiga istilah itu.

Pendek kata, kerentanan adalah kodisi dimana masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk selamat dari bencna. Ancaman, adalah sesuatu yang karena banyak hal bisa menghancurkan masyarakt tersebut. Sementara kapasitas, adalah kemampuan masyarakat untuk mengelola kerentanan dan ancaman itu.

Masyarakat disebut tidak berdaya manakalah mereka tidak mampu mengurangi kerentanan mereka, tidak bisa menaikkan kapasitas mereka, sehingga ancaman menjadi berbahaya.

Dengan kata lain, masyarakat yang berdaya, maksudnya masyarakat yang berbudaya selamat, adalah masyarakat yang bisa menaikan kapasitas, menurunkan kerentanan, serta bisa mengelola ancaman.

Oke, kedepan kita akan kupas lagi mengenai masalah ini lebih detil. Sebagai pegangan kita sementara, bahwa pemberdayaan masyarakat di daerah bencana sebenarnya adalah penciptaan budaya baru, budaya selamat dari bencana.

Tugas penciptaan baru ini adalah tugas kita bersama, khususnya masyarakat di daerah yang rawan bencana.

Oke, tunggu postingan berikutnya berkait masalah ini…

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!